Fajar Untukmu

Kesedihan masih juga menggurat di wajah Anita, ketika kisah cinta mereka kandas tergerus ego jiwa.
Hanya melamun yg mampu dia lakukan di antara kegundahan hatinya menghadapi kenyataan hidup.

Namun lamunannya tiba – tiba tersentak saat mendengar ponselnya berdering.

“hallo ?”

“anita ? Apa kabar, say ? Ini Nunik, temen sekolah kamu dulu waktu SMP, masih inget gak ?”

“ya ampun, Nunik… Gimana kabar kamu ?”

“baik, Nit… Kamu gimana ?”

“baik… Kamu masih kuliah ato udah kerja ?”

“udah kerja, dong… Di BUMN… Kamu ?”

“sama… Aku juga udah kerja di bank Swasta…”

“ketemuan yuk, say…”

“hayu… Di mana ?”

“aku tunggu ya besok di Barbados jam 6 sore… Okey ? “

“ok.. ok..”

“sampe ketemu besok ya, Nit… Bye…”

“bye juga.. Thanks yah…”

Anita beranjak berdiri meninggalkan kamarnya lalu pergi ke dapur meraih sebotol air dingin di kulkas dan di tuangnya ke dalam segelas lalu meminumnya.

Jam di dinding sudah menunjukan pukul 8 malam.
Anita menyalakan laptopnya. Sejenak ingin dia lupakan kesedihannya dengan membuka situs pertemanan di internet, Mukabook.com

Tak terasa sudah jam 10 malam, Anita mengakhiri jelajah internetnya dan mencoba untuk beranjak ke peraduan.

… ~_~ …

Betapa hari ini Anita benar – benar di sibukan dengan setumpuk pekerjaan di mejanya.
Hingga tak terasa, jam sudah menunjukan pukul 16.45 WIB.
Waktunya dia bereskan pekerjaannya hari ini dan bersiap untuk bertemu teman lamanya, Nunik.

Di tempat yg telah di tentukan mereka berdua bertemu dan canda ria menyeruak di antara kenangan masa lalu saat masih di duduk bangku SMP.

“Nit, kamu inget gak teman kita si Ridho ? Itu tuh yg sebangku sama Imron”

“Inget… Napa emang ?”

“Udah merit ama si Lulu ganjen tauuu… Itu tuh yg pernah ngerjain kamu dulu…”

“Hahaha… Kasian banget si Ridho dapetin dia…”

“Hahaha… Bener – bener… Hahaha…”

“Pacar kamu orang mana, Nun ?”

“Orang sini juga, kerja di perusahaan farmasi… Pacar kamu, Nit ?”

Anita terdiam mendengar ucapan sahabatnya itu.

“Kenapa, Nit ?”

“Ah, gak apa – apa kok”

“Bilang, Nit… Ada masalah apa kamu ?”

“Aku baru bubaran sama pacarku seminggu yang lalu…”

“Udahlah, mungkin belum jodoh, Nit… Oya, aku punya teman waktu kuliah, namanya Tian… Orangnya ganteng loh… Nanti deh aku kenalin kamu sama dia”

“Ceritanya lagi mau buka usaha biro jodoh nih ?”

“Ah, gak… Cuma pengen bantuin kamu aja kok”

“Thanks ya sebelumnya”

“Sama-sama, Nit…”

“Eh, udah jam 9 nih… Balik yuk…”

“Hayu deh… Thanks banget yah, Nit… Kapan – kapan kita ketemuan lagi yah”

“Beres, boss…”

Lalu keduanya berpisah untuk pulang ke rumah masing – masing.

Selama dalam perjalanan pulang, tak hentinya Anita kembali membayangi kenangan masa – masa SMP.

Setibanya di rumah, Anita bergegas mandi lalu bersantai ria di kamarnya sambil buka situs pertemanan Mukabook.com.
Ternyata ada seseorang yg menambah teman (add) dia.
Namanya Septian Andra Wibowo.
Usai di konfirmasi, tak lupa Anita kirim dinding ucapan terima kasih.

“thanks 4 add… Nice 2 know U…”

Setelah itu Anita berselancar di situs itu hingga rasa kantuk datang menyerang.
Dan Nita pun beranjak ke peraduan.

… ~_~ …

Sabtu pagi yang cerah di saat libur weekend, di manfaatkan Anita untuk bersantai sambil merawat kebun bunganya di samping rumah.
Sang bunda memanggil dari pintu.

“Nita, ada tamu kamu tuh di depan”

“Iya bunda, sebentar, tanggung nih”

Usai membasuh tangan, Anita pergi menemui tamunya di ruang depan.
Ternyata yg bertamu Nunik bersama 2 orang pria muda.

“Hai, Nun… Kirain siapa yg dateng”

“Oya, kenalin… Ini Bayu pacar aku dan ini Tian yg dulu pernah aku ceritakan ke kamu”

“Oo… Ini orangnya, Nun ?”, ujar Anita seraya menyambut uluran tangan pria yg mengaku bernama Tian.

Lalu mereka larut dalam obrolan hangat, hingga Nunik berniat mengajaknya jalan – jalan bersama.
Anita bergegas masuk kamar untuk berhias.
Usai memohon izin pada sang bunda, mereka pergi bersama – sama dengan mengendarai mobil milik Bayu.

Indah nian suasana liburan mereka berempat di TIJA, hingga mereka pun sepakat untuk berpisah.
Nunik bersama kekasihnya Bayu, sedangkan Anita bersama Tian teman barunya.

Saat senja mulai menjelang, mereka berniat untuk pulang.
Namun mereka tak langsung pulang ke rumah, tapi malah pergi ke sebuah resto ternama.
Sambil menyantap hidangan di resto itu, mereka seakan tak letih untuk terus mengumbar canda segar.

Hingga waktu jualah yg harus memaksa mereka untuk pulang.
Tian yg memang punya niat PDKT sama Anita berniat mengantar Anita pulang naik taksi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: